Cara Mengatasi Anak Susah Makan dengan Efektif

Salam pembaca! Siapa di antara para orang tua yang tidak pernah merasakan kesulitan saat menyajikan makanan kepada anaknya? Anak-anak yang susah makan memang bisa menjadi masalah yang sangat menyebalkan, apalagi kalau itu terjadi terus-menerus. Tidak jarang, orang tua merasa khawatir karena menganggap bahwa anak yang susah makan tidak mendapat asupan gizi yang cukup. Karena itu, dalam artikel kali ini akan dibahas tentang cara mengatasi anak susah makan. Mungkin, beberapa langkah dan tips yang akan dibagikan ini dapat membantu para orang tua untuk menghadapi masalah tersebut.

Langkah-langkah Mengatasi Anak Susah Makan

1. Periksa Kondisi Kesehatan Anak

Saat anak susah makan, orang tua harus melakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya terlebih dahulu. Bisa jadi, anak sedang mengalami gangguan kesehatan yang tidak diketahui sebelumnya, sehingga membuatnya tidak nafsu makan. Orang tua bisa membawa sang anak ke dokter untuk memperoleh saran dan pengobatan yang sesuai.

2. Beri Pilihan Makanan

Saat anak sulit makan, kadang-kadang dia merasa bosan dengan jenis makanan yang selalu dihidangkan di meja makan. Coba berikan anak pilihan makanan yang dapat menarik minatnya. Misalnya, tawarkan makanan yang memiliki warna, aroma, atau rasa yang berbeda, atau gabungkan makanan kesukaannya dengan sayur-sayuran sehingga sehat dan bergizi.

3. Buat Suasana Santai Saat Makan

Anak-anak bisa menjadi kurang semangat makan jika mereka merasa tegang atau stres. Oleh karena itu, buat suasana makan yang menyenangkan dan santai. Coba hidangkan makanan kesukaannya di meja, gunakan piring dan sendok yang menarik perhatiannya, dan buat perbincangan yang tidak membahas tentang makanan.

4. Batasi Penggunaan Gadget Saat Makan

Anak-anak seringkali lebih tertarik untuk bermain gadget daripada makan. Jadi, sebaiknya batasi penggunaan gadget saat makan. Coba berikan waktu yang solid makan tanpa gangguan dari gadget ataupun televisi.

5. Bersikap Positif tentang Makanan

Orang tua sebaiknya menunjukkan sikap positif terhadap makanan di depan anak. Hindari mengecam makanan atau membuat pernyataan negatif tentangnya. Alih-alih, coba berbicara tentang kebaikan makanan dan keuntungan yang akan didapat ketika sang anak makan.

6. Berikan Contoh yang Baik

Anak-anak umumnya meniru apa yang dilakukan oleh orang dewasa di sekitarnya. Jadi, ketika makan, sebaiknya orang tua menunjukkan contoh yang baik. Coba hidangkan makanan yang sama untuk orang tua dan anak, dan tunjukkan bagaimana orang tua menikmati makanan itu.

7. Tetapkan Jadwal Makan yang Teratur

Orang tua tanggung jawab mengatur jadwal makan anak. Jadwal makan yang teratur bisa membantu lho, anak lebih mudah merasa lapar pada saat waktu makan yang sudah ditentukan, sehingga bisa membantu meningkatkan nafsu makan. Tetapkan waktu makan yang tepat dan matikan aktivitas lain secara teratur untuk menyiapkan anak untuk makan.

8. Jangan Memaksakan Anak untuk Makan

Memaksakan anak untuk makan bisa membuat mereka makin enggan makan. Bila anak tidak ingin makan, cobalah untuk memberi tahu himpun tidak papa dan tunggu ia merasa lapar sebelum makan.

9. Berikan Penghargaan untuk Anak yang Telah Makan

Beri penghargaan kecil, seperti pujian, saat anak berhasil makan makanan kesukaannya atau saat mereka berhasil memakan secuil makanan yang sebelumnya tidak suka. Ini bisa menghasilkan perasaan positif terkait makan untuk anak dari waktu ke waktu.

10. Ciptakan Kebiasaan Makan yang Sehat

Ajarkan anak untuk makan makanan yang sehat. Pastikan mereka mengonsumsi banyak buah dan sayur, serta menghindari makanan cepat saji atau makanan kaleng dengan kadar gula yang tinggi.

11. Coba Bikin Makanan Lezat Sendiri

Cobalah membuat makanan yang lebih sehat dan disukai oleh anak dan biarkan mereka ikut dalam proses persiapan makanan makan. Ini bisa berfungsi sebagai cara yang baik dalam memperkenalkan anak untuk mengenali dan merasakan makanan dengan lebih baik.

12. Berikan Suplemen atau Vitamin untuk Anak Susah Makan

Jika usaha-usaha lain tidak membawa hasil, Anda dapat memberi anak susah makan vitamin atau suplemen. Namun, bahkan dengan suplemen, tetap penting untuk memastikan bahwa anak makan makanan yang sehat sehari-hari untuk menghindari kekurangan nutrisi.

Tips dan Trik

1. Cari tahu makanan yang disukai anak

Sebelum memasak, tanyakan apa yang disukai dan tidak disukai oleh anak dalam menu makanannya. Makanan yang mereka sukai akan membangkitkan nafsu makan mereka.

2. Menghindari membuat suasana yang tegang

Saat anak merasa tegang atau stres, nafsu makan dapat berkurang. Jadi, selalu usahakan membuat suasana santai dan menyenangkan saat makan.

3. Tidak Menjadi Pemberi Tahu yang Terlalu Fokus pada Tindakan Makan

Atur suasana makan yang sedikit berbeda dari suasana belajar atau kuliah, di mana anak-anak banyak belajar untuk fokus. Usahakan untuk tidak memperlihatkan pada anak jika orang tua sangat fokus pada tindakan makan.

4. Hidangkan Makanan dalam Porsi yang Cukup Sedikit

Anak yang susah makan lebih mudah lapar dengan porsi yang cukup sedikit. Terlalu banyak makanan di depan mereka bisa mengurangi nafsu makan mereka.

5. Ajarkan Anak untuk Berbicara tentang Makanan

Mengajari anak untuk berbicara tentang makanan dapat membuka pemahaman dan pengenalan tentang jenis makanan lain di luar dari jenis makanan yang sudah disukai.

6. Jadikan Makan sebagai Waktu Keluarga

Penuhi waktu makan dengan kegiatan keluarga yang menyenangkan. Anak akan lebih santai dan bisa menikmati makanan lebih baik.

7. Membawa Anak ke Toko Makanan

Bawa anak ke toko makanan untuk melihat berbagai jenis makanan dan memilih apa yang membuatnya tertarik. Ini bisa memperkaya pemahaman anak tentang makanan yang bervariasi.

8. Jangan Terlalu Fokus pada Nutrisi

Tentu saja nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, namun terlalu memfokuskan nutrisi bisa membuat anak merasa terintimidasi dengan makanan.

9. Jangan Membuat Perbandingan antar Anak

Berbicara tentang kebiasaan makan anak secara terbuka merupakan hal yang normal, namun tidak seharusnya membuat perbandingan antara saudara dan juga teman-temannya.

10. Bersabarlah dan Lakukan Usaha yang Kontinyu

Trek kebiasan makan anak susah makan mungkin jalan yang panjang, jadi persiapkan diri Anda untuk bersabar dan melakukannya secara konsisten demi kebiasaan yang lebih baik.

Maka dari itu, sebagai orang tua yang bijak agar terus mencari cara dan mendekati anak dengan baik dalam hal apapun termasuk memasak makanan yang disukainya serta menjadikan suasana santai saat makan agar anak bisa makan dengan nyaman dan sehat. Semoga langkah dan tips tersebut bisa membantu para orang tua dalam mengatasi anak susah makan.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan : Kelebihan & Kekurangan

Kelebihan

1. Meningkatkan kreativitas

Dalam proses mengatasi anak yang susah makan, orang tua dituntut untuk mencari cara agar anak mau makan. Hal ini akan meningkatkan kreativitas orang tua dalam membuat variasi makanan yang disukai anak.

2. Mengurangi kebosanan anak

Dengan menerapkan cara yang berbeda dalam menyiapkan makanan, anak dapat merasa lebih bersemangat untuk mencobanya dan tidak merasa bosan dengan makanan yang itu-itu saja.

3. Meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak

Dalam proses mengatasi anak yang susah makan, orang tua dapat menghabiskan waktu bersama anak untuk mencari cara agar anak mau makan. Hal ini dapat meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak.

4. Menjaga kesehatan anak

Dengan cara mengatasi anak susah makan, anak akan lebih mudah menerima berbagai jenis makanan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatannya.

5. Meningkatkan gizi anak

Dengan anak yang mau makan, orang tua dapat memberikan makanan yang kaya akan gizi sehingga dapat meningkatkan kesehatan anak.

Kekurangan

1. Memerlukan waktu dan usaha yang lebih

Dalam mengatasi anak susah makan diperlukan waktu dan usaha lebih untuk mencari cara agar anak mau makan. Hal ini dapat membuat orangtua lebih lelah dan menghabiskan waktu yang lebih banyak.

2. Biaya yang lebih besar

Dalam mengatasi anak susah makan, orang tua mungkin perlu membeli bahan makanan yang lebih mahal atau menggunakan jasa pihak luar untuk membantu mengatasi anak susah makan. Hal ini dapat menambah biaya yang harus dikeluarkan.

3. Tidak selalu berhasil

Dalam proses mengatasi anak susah makan, cara yang diterapkan mungkin tidak selalu berhasil karena setiap anak mempunyai keunikan dan selera yang berbeda-beda.

4. Membutuhkan kesabaran yang lebih

Dalam proses mengatasi anak susah makan, orang tua perlu memiliki kesabaran yang lebih tinggi karena proses ini mungkin memakan waktu yang lama dan perlu terus dicoba.

5. Memerlukan pengetahuan yang lebih

Dalam mengatasi anak susah makan, orang tua perlu memiliki pengetahuan yang lebih dalam bidang gizi dan nutrisi agar anak dapat memperoleh nutrisi yang baik meskipun makanannya sedikit.

FAQ

1. Kenapa anak saya susah makan?

Anak susah makan bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti faktor genetik, lingkungan, atau masalah kesehatan. Namun, hal ini umum terjadi pada anak yang sedang tumbuh gigi atau sedang mengalami fase pertumbuhan yang cepat.

2. Bagaimana cara mengetahui apakah anak saya kekurangan nutrisi?

Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa anak kekurangan nutrisi seperti pertumbuhan yang terhambat, kulit kering, kerontokan rambut, dan sakit perut. Jika Anda khawatir, sebaiknya periksa ke dokter dan minta saran gizi.

3. Mungkinkah anak saya tidak suka makan?

Ya, kemungkinan besar anak susah makan karena tidak suka makanan yang Anda sajikan.

4. Apa yang harus saya lakukan jika anak saya susah makan?

Cobalah berikan makanan yang berbeda setiap hari dan kenalkan aneka jenis makanan. Berikan makanan yang enak dengan tampilan yang menarik dan ajak anak untuk makan bersama keluarga.

5. Apa cara mengatasi anak yang hanya suka makanan tertentu?

Cobalah tawarkan makanan yang serupa dengan makanan favoritnya dan tambahkan sedikit bahan baru, seperti salad atau buah-buahan. Jangan pernah memaksa anak untuk makan, karena hal tersebut hanya akan meningkatkan rasa tidak suka anak terhadap makanan.

6. Kapan waktu yang tepat untuk memberikan camilan pada anak?

Berikan camilan pada anak di luar waktu makan utama. Hindari memberikan camilan terlalu sering dan terlalu banyak, karena dapat mempengaruhi nafsu makan anak.

7. Apakah susu bisa membantu meningkatkan nafsu makan anak?

Tidak selalu. Jika anak Anda sudah minum susu dalam jumlah yang cukup, lebih baik tidak memberikan susu terlalu sering. Boleh juga memberikan susu sebagai camilan di luar waktu makan utama.

8. Apakah memberikan suplemen vitamin dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak?

Mungkin bisa membantu, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum memberikan suplemen vitamin pada anak Anda.

9. Apakah TV atau gadget mempengaruhi nafsu makan anak?

Iya, terlalu sering menonton TV atau bermain gadget dapat membuat anak terlalu fokus pada alat tersebut dan melupakan makanannya.

10. Bagaimana cara membuat anak lebih tertarik untuk makan?

Cobalah untuk membuat suasana makan yang menyenangkan, seperti menyajikan makanan dalam bentuk gambar atau membuat sendiri pizza mini bersama anak.

11. Apa yang harus saya lakukan jika anak saya menolak makan selama beberapa hari?

Periksakan anak ke dokter dan minta saran mengenai cara mengatasi anak yang tidak mau makan. Hati-hati jangan sampai anak dehidrasi dan kurang nutrisi, karena bisa membahayakan kesehatannya.

12. Apa yang harus dilakukan jika anak menderita gangguan makan seperti anoreksia?

Segera konsultasikan ke dokter spesialis anak atau psikolog. Anoreksia merupakan gangguan makan yang serius dan perlu ditangani secara tepat agar bisa sembuh.

13. Apakah bijaksana memberi hadiah pada anak jika dia makan dengan baik?

Hmm, sebaiknya tidak. Memberikan hadiah dapat membuat anak terbiasa melakukan sesuatu hanya untuk mendapatkan imbalan.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan beberapa cara untuk mengatasi anak susah makan. Pertama, perhatikan asupan nutrisi yang diberikan kepada anak. Pastikan nutrisi yang diberikan sudah mencukupi kebutuhan harian anak. Kedua, pergunakan teknik menghidangkan makanan dengan cara yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Dengan cara ini, anak akan lebih tertarik untuk mencoba makanan yang diberikan. Ketiga, jangan memberikan tekanan pada anak untuk memaksa makan. Hal ini akan membuat anak stres dan tidak ingin makan sama sekali.

Keempat, berikan waktu yang cukup bagi anak untuk menghabiskan makanannya. Jangan terburu-buru dalam memberikan makanan baru sebelum anak selesai menghabiskan makanannya. Kelima, libatkan anak dalam proses memilih dan memasak makanan. Dengan cara ini, anak akan merasa lebih antusias untuk makan dan akan lebih menghargai makanan yang disajikan.

Penutup

Dalam mengatasi anak susah makan, perlu adanya ketelatenan dan kesabaran dari orang tua atau pengasuh anak. Anak memerlukan waktu untuk mengubah kebiasaan makan mereka. Oleh karena itu, perlu adanya pengaturan yang benar dalam memberikan makanan kepada anak. Dengan pemberian asupan nutrisi yang mencukupi dan teknik menghidangkan makanan yang menarik dan menyenangkan, anak pasti akan terpacu dalam mengembangkan selera makannya.

Jangan lupa bahwa setiap anak adalah unik dan mungkin memerlukan pendekatan yang berbeda dalam mengatasi masalah susah makan. Sebagai orang tua, terus mencoba berbagai cara yang tepat dan positif dalam membantu anak makan dengan lahap. Selamat berjuang para orang tua dalam mengasuh buah hati tercinta dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Leave a Comment