Cara Mengatasi Sampah: Mengelola dengan Tepat untuk Lingkungan yang Lebih Bersih

Sampah menjadi permasalahan yang sering dihadapi di banyak kota di Indonesia. Berbagai perusahaan dan pemerintah berupaya untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan, namun studi menunjukkan bahwa jumlah sampah terus meningkat setiap tahunnya. Kendati industri sampah sudah berkembang pesat, masyarakat masih memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Artikel ini akan membahas 12 langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah sampah di sekitar kita. Simak langkah-langkahnya berikut ini.

Langkah-langkah mengatasi sampah

1. Reduksi

Reduksi adalah salah satu cara untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Cara ini dilakukan dengan mengecilkan jumlah plastik atau material penyebab sampah lainnya yang kita konsumsi setiap harinya. Kita bisa mulai dengan membawa botol minum dari rumah agar tidak perlu membeli botol plastik air di warung. Selain itu, kita juga bisa mengurangi konsumsi makanan siap saji yang dibungkus, dan memanfaatkan tas belanja yang sudah ada sebagai pengganti tas plastik.

2. Oleh-Oleh Zero Waste

Kamu bisa memilih untuk membawa pulang oleh-oleh zero waste saat mengunjungi tempat wisata. Oleh-oleh zero waste adalah barang-barang yang dapat digunakan kembali dan mengurangi jumlah sampah. Kamu bisa memilih tote bag yang terbuat dari kain untuk digunakan saat berbelanja atau membawa botol minum dari rumah.

3. Zero Waste Pada Dapur

Percaya atau tidak, dapur seringkali jadi sumber sampah di rumah kita. Ada banyak cara untuk mengurangi jumlah sampah dapur, yaitu dengan menggunakan kembali sisa makanan atau bahan makanan yang masih segar untuk dimasak ulang, memilih produk bahan makanan yang tidak dibungkus terlalu banyak plastik atau kemasannya dapat didaur ulang, dan mendaur ulang sisa bahan makanan seperti kulit pisang atau sayuran untuk menjadi pupuk organik.

4. Composting

Composting adalah salah satu cara untuk mengatasi sampah organik. Sampah organik dapat menjadi pupuk alami untuk tanaman di sekitar rumah. Cara membuat composting mudah dilakukan dengan bahan seperti daun, rumput, sisa makanan dan kertas.

5. Zero Waste Di Kamar Mandi

Kamar mandi juga bisa menjadi sumber sampah di rumah kita. Kita bisa memilih sabun dan shampoo yang dijual kemasannya dapat diisi ulang, menggunakan sikat gigi yang dapat digunakan berulang kali serta kegiatan replenishable untuk mengurangi sampah kamar mandi.

6. Zero Waste Di Ruang Tamu

Terkadang di ruang tamu kita juga menghasilkan sampah, seperti kemasan botol minuman atau kemasan snack. Kita bisa memilih untuk menggunakan mug dan gelas kaca untuk minuman serta membeli snack yang dapat diisi ulang atau dibeli dalam jumlah besar dan disimpan dalam kemasan yang bisa diisi ulang.

7. Littering

Sampah-sampah kecil seperti puntung rokok atau tisu seringkali berakhir di trotoar atau tempat umum lainnya. Hal ini tidak disadari dapat merusak lingkungan sekitar kita dan membuat tempat-tempat umum menjadi kumuh. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa sampah-sampah kecil tersebut tidak berakhir di tempat umum, melainkan di tempat sampah yang sudah disediakan.

8. Daur Ulang Elektronik

Sampah elektronik seperti baterai atau ponsel lama hendaknya dipilah dan di daur ulang dengan benar. Salah satu cara daur ulang ponsel lama adalah dengan mengembalikannya ke toko yang menjual ponsel untuk direcyle kembali.

9. Menggunakan Botol Minum Dari Rumah

Pilihan yang paling sederhana adalah dengan membawa botol minum dari rumah. Namun, cara ini cukup efektif dalam mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan. Pastikan botol tersebut dapat dicuci dan diisi plastik ulang dengan aman.

10. Mengambil Inisiatif Mengelola Sampah

Untuk mengatasi sampah di kampung atau permukiman, kita bisa mengumpulkan tetangga untuk memulai program pengelolaan sampah di tingkat kampung. Oleh karena itu, kita dapat memulai pengelolaan sampah dengan menjaga kebersihan di lingkungan sekitar dan juga melibatkan keluarga, orang-orang terdekat dan tetangga di sekitar kita.

11. Merubah Kecenderungan Menghasilkan Sampah Plastik

Kita semua tahu bahwa plastik menjadi penyumbang terbesar sampah yang dihasilkan di seluruh dunia. Oleh sebab itu, lebih cilik kita mengurangi penggunaan plastik dan membantu lingkungan. Menggantikan alat makan plastik dengan yang tahan lama bahan kayu seperti sendok dan garpu serta mengganti tissu plastik dengan kain akan sangat membantu mengurangi jumlah sampah plastik.

12. Mendaur Ulang Kertas

Daur ulang kertas tetap menjadi cara terbaik untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Ada banyak cara untuk mendaur ulang kertas, mulai dari membeli kertas daur ulang, mengambil kertas bekas dari pekerjaan atau sekolah, hingga menjual kertas bekas ke pengumpul atau pabrik daur ulang.

Tips dan Trik

1. Menggunakan Online Shopping Bag

Seperti aplikasi bekas sehingga mudah sekali bagi kalian untuk dapat melakukan pembelian tanpa menghasilkan sampah plastik terlebih dahulu.

2. Membeli Barang dalam Jumlah Besar

Mulai dari toilet tissue, detergen, dan barang berupa makanan. Dengan membeli dalam jumlah besar artinya akan mengurangi sampah yang dihasilkan.

3. Memilih Produk Tanpa Pembungkus Plastik

Mempunyai produk yang sama baiknya tanpa ada sampah plastik akan memberikan perubahan pada jumlah sampah plastik yang dihasilkan.

4. Memanfaatkan Sisa Makanan sebagai Kompos

Tanaman di dalam pot juga bisa mendapatkan nutrisi dengan menggunakan sisa makanan.

5. Mendaur Ulang Barang yang Sudah Tidak Terpakai

Daripada membuang barang, lebih baik membuangnya dengan menjualnya atau menghias ulang barang tersebut.

6. Mengurangi Penggunaan Kantong Plastik atau Kresek Beberapa Kali

Kantong plastik dan kresek dapat digunakan kembali. Jangan segera membuangnya setelah sekali pakai.

7. Hidup dengan Melakukan Zero Waste

Kamu bisa memobilisasi diri di rumah dengan melakukan kegiatan agar menghasilkan sampah minimal.

8. Bikin Marking

Menandai barang-barang yang mudah mudahan bukan berbau sampah plastik.

9. Reuse Sebisa Mungkin

Coba melakukan reuse pada barang-barang yang nampaknya akan kamu buang.

10. Mengurangi Pembuangan Sampah ke Titik TPA

Pembuangan sampah per kg dapat diangkut dalam satu truk. TPA akan segera terisi penuh jika warga membuang sampah sembarangan.

Ini dia 12 tips dan trik mengatasi sampah yang tidak hanya mudah dilaksanakan, tetapi juga dapat membantu dalam mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Yuk, terapkan sekarang juga dan jadilah bagian dari perubahan untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat!

Cara Mengatasi Sampah: Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

1. Menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat
2. Meningkatkan kesehatan masyarakat
3. Mengurangi dampak pencemaran lingkungan
4. Meningkatkan kebersihan lingkungan sekitar
5. Memberikan manfaat bagi lingkungan hidup dan alam secara keseluruhan
6. Mengurangi biaya operasional limbah
7. Mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya
8. Meningkatkan kualitas air dan udara
9. Mengurangi jumlah sampah yang disimpan di tempat pembuangan akhir
10. Membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya menangani sampah dengan benar.

Kekurangan

1. Memerlukan biaya yang cukup besar untuk implementasi
2. Meningkatkan beban kerja petugas kebersihan dalam mengelola sampah
3. Memerlukan dagangan khusus untuk melakukan pengelolaan sampah
4. Dapat menghasilkan bau yang tidak sedap
5. Kendala dalam mendapatkan teknologi dan peralatan yang tepat sesuai untuk mengelola sampah
6. Memerlukan keterlibatan masyarakat yang tinggi dalam pengolahan sampah
7. Memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencapai hasil yang signifikan
8. Ada kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pengolahan sampah apabila teknologi tidak dikelola dengan baik
9. Mengurangi pendapatan bagi tukang sampah tradisional
10. Menimbulkan masalah baru seperti pembuangan karbon dioksida yang lebih tinggi di tempat pengolahan limbah.

FAQ

1. Apa yang harus saya lakukan dengan sampah organik?

Sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos yang baik untuk pertanian atau kebun Anda.

2. Apa yang harus saya lakukan dengan sampah plastik?

Sampah plastik harus dipilah dan didaur ulang yang bisa dilakukan oleh pabrik daur ulang atau bisa diserahkan ke bank sampah terdekat.

3. Bagaimana cara saya memilah sampah dengan benar?

Anda perlu membuat tiga jenis tempat sampah yaitu organik, anorganik, dan non-recyclable. Kemudian, membuang sampah di tempat yang sesuai dengan jenis sampahnya.

4. Apa yang harus saya lakukan dengan minyak goreng bekas?

Minyak goreng bekas sebaiknya dibuang pada tempat daur ulang minyak goreng bekas atau dibungkus dengan koran dan dibuang di tempat sampah non-recyclable.

5. Bagaimana cara saya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai?

Anda dapat melakukan hal-hal seperti membawa tas belanja sendiri, membawa botol minum sendiri, dan menghindari penggunaan sedotan plastik.

6. Apa yang harus saya lakukan jika tidak ada tempat sampah di sekitar saya?

Bawalah sampah Anda ke rumah atau ke tempat sampah terdekat yang Anda ketahui.

7. Apa yang harus saya lakukan jika tumpukan sampah di sekitar saya semakin besar?

Beri tahu pemerintah atau kelompok lingkungan setempat supaya tumpukan sampah tidak menimbulkan masalah lain yang lebih besar.

8. Bagaimana cara saya mengetahui apakah suatu barang bisa didaur ulang atau tidak?

Anda bisa mencari tanda daur ulang pada kemasan barang atau mencari informasi tentang bahan barang tersebut di internet.

9. Bagaimana cara saya membuat pupuk kompos?

Siapkan bahan organik seperti daun, rumput kering, atau sisa makanan. Simpan bahan tersebut di dalam wadah tertutup, dan aduk setiap beberapa hari hingga menjadi pupuk yang siap digunakan.

10. Apakah saya bisa membuang baterai bekas di tempat sampah anorganik?

Tidak. Baterai bekas harus dibuang di tempat pengolahan baterai bekas agar tidak mencemari lingkungan dan merusak alam.

11. Apa yang harus saya lakukan jika suatu tempat sampah penuh?

Beritahu petugas atau pihak terkait, atau bawalah sampah ke tempat sampah yang lain.

12. Apakah saya bisa menggabungkan sampah organik dan anorganik menjadi satu tempat sampah?

Tidak. Sampah organik dan anorganik harus dipilah dan ditempatkan di tempat sampah yang berbeda agar dapat diolah dengan benar.

13. Apa yang harus saya lakukan jika saya tidak tahu bagaimana cara mendaur ulang suatu jenis sampah?

Ambil waktu untuk mencari informasi tentang bahan sampah tersebut di internet, atau tanyakan pada kelompok lingkungan setempat untuk bantuan.

Kesimpulan

Setelah menjalani perjalanan dalam artikel ini, belum tentu semua permasalahan sampah telah terpecahkan atau teratasi. Apalagi, masalah sampah merupakan masalah yang kompleks dan membutuhkan kerja sama dari seluruh masyarakat. Namun demikian, setiap dari kita dapat memberikan kontribusi melalui cara-cara yang telah disebutkan di atas. Secara perlahan tapi pasti, kita dapat mengatasi permasalahan sampah secara bersama-sama.

Penutup

Terima kasih sudah membaca artikel tentang cara mengatasi sampah. Saya berharap artikel ini dapat memberikan manfaat dan menginspirasi orang-orang untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Kita harus mengubah sikap dan perilaku kita dalam memandang sampah sebagai masalah pelik yang dapat diabaikan. Mari, bertindak sekarang juga untuk mewujudkan dunia yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Sampai jumpa pembaca!

Leave a Comment